Panduan apa yang harus anda lakukan saat terjadi gempa bumi
Table of Contents
Diambil dari US Department of Homeland security guide :
Stay as safe as possible saat terjadi gempa. Waspadalah bahwa bahwa gempa yang pertama mungkin cuma awalan dan bukan tidak mungkin terjadi gempa berikutnya yang lebih besar. Minimalisasi pergerakan anda dan tetaplah berada dekat dengan tempat aman dan " tetaplah berada di dalam" sampai goncangan berhenti dan Anda merasa yakin bahwa sudah aman untuk menuju jalan keluar.
Jika anda berada di dalam ruangan (indoor)
- DROP, COVER, HOLD ON!, Merunduk ke lantai, berlindung di bawah meja atau furnitur lain yang kokoh, dan bertahanlah sampai getarannya berhenti. Jika tidak ada Meja di dekat anda, tutupi kepala dan muka anda dengan tangan, dan meringkuklah di bagian pojok sebelah dalam dari bangunan.
- Menjauhlah dari Jendela, kaca, bagian luar dari pintu, dan tembok, dan apapun yang bisa roboh/jatuh, seperti gantungan lampu atau furnitur (lemari, dsb).
- Tetaplah berada di atas tempat tidur jika saat terjadi gempa, anda berada di sana. Bertahanlah sambil melindungi kepala anda dengan bantal, kecuali jika anda berada di bawah fixture / gantungan lampu yang mungkin jatuh. Jika case itu yang terjadi, maka anda dapat pindah ke tempat aman yang terdekat.
- Gunakan pintu sebagai tempat berlindung hanya jika dekat dengan anda dan anda tahu betul bahwa pintu tersebut memiliki support yang kuat.
- Tetap di dalam sampai guncangannya berhenti, dan aman untuk pergi keluar. Riset menunjukkan bahwa sebagian besar injuri terjadi ketika orang di dalam gedung berusaha untuk bergerak menuju lokasi yang berbeda2 atau berebut untuk keluar.
- Waspadalah bahwa listrik mungkin akan padam, dan alarm api ataupun sistem pemadam api mungkin menyala.
-Jangan pernah gunakan elevator/ lift
Jika Anda berada di Luar (Outdoor)
- Tetap di tempat
- Mejauhlah dari gedung/bangunan, lampu jalan, dan jaringan kabel.
- Ketika anda berada di tempat terbuka, bertahanlah sampai guncangannya berhenti. Bahaya terbesar ada secara langsung di luar gedung, di pintu keluar, dan di sekitar dinding eksterior gedung. Sebagian besar dari 120 kematian saat terjadi gempa Long beach pada tahun 1933 terjadi ketika orang2 berlari keluar gedung hanya untuk terbunuh oleh jatuhnya puing2 dari dinding yang runtuh. Gerakan tanah selama gempa bumi jarang menjadi penyebab langsung kematian atau cedera. Sebagian besar korban gempa terjadi akibat tertimpa dinding runtuh, pecahan kaca, maupun benda2 jatuh lainnya.
Jika anda berada dalam sebuah kendaraan yang bergerak (mengemudi)
- Berhentilah secepatnya di tempat yang aman dan tinggal di dalam kendaraan. Hindari berhenti di dekat atau di bawah bangunan, pohon, jalan layang, dan Jaringan kabel.
- Lanjutkan dengan hati-hati setelah gempa berhenti. Hindari jalan, jembatan, atau lereng yang mungkin telah rusak akibat gempa.
Jika Anda terperangkap di bawah puing
- Jangan menyalakan korek api.
- Jangan bergerak atau menendang debu.
- Tutup mulut Anda dengan sapu tangan atau pakaian.
- ketok pada pipa atau dinding sehingga penyelamat dapat menemukan Anda. Gunakan peluit jika tersedia. Berteriak hanya sebagai pilihan terakhir. Karena Berteriak dapat menyebabkan Anda menghirup debu dalam jumlah yang berbahaya.
========================
Semoga berguna dan maaf kalau repost