Cara membangun kepercayaan
Table of Contents
Sebenarnya, artikel ini adalah artikel tentang apa yang telah aku alami. Waktu itu, aku dan teman-teman sekelas dibagikan oleh guru kami hasil ulangan kami. Kita tahu, sebagai manusia, kita adalah makhluk yang banyak salah dan dosa. Setelah aku cek hasil ulanganku, ternyata ada nomor yang seharusnya mendapat skor 1 tapi malah disalahkan. Aku pun mencoba untuk memberi tahu dan mencoba untuk merevisi nilaiku padanya. Kulihat dia mengangguk-angguk dengan apa yang aku jelaskan. Namun, tak ada sesuatu pun yang dia kerjakan (benerin kek napa?). Yah, aku pun terpaksa menerimanya terlebih dahulu. Karena aku belum menyerah aku pun mencoba duduk dengan temanku yang lain. Eh, tak sangka, nomor soal kita sama. Yah, dia nanyain aku kenapa kok 1 bangku nomornya sama. Aku pun berusaha menjelaskan berulang kali karena ku lihat dia gak akan percaya padaku kalau aku hanya menjelaskan sekali. Yah, kenapa sih ni orang sulit banget percaya sama orang lain. Padahal aku berusaha jujur sejujur-jujurnya karena saya tahu kebohongan itu akan membuat mudorot. Karena perlakuannya yang tidak mempercayai kejujuranku, aku pun agak tak percaya dengannya. (Coz, dilarang dendam sih)
PERCAYALAH PADA ORANG LAIN JIKA ANDA INGIN DIPERCAYA ORANG LAIN
Tapi jangan jadi orang dungu loh. Kepercayaan juga ada batasnya
- s L i K e R s -