Seperti Apa Jodoh Kita
Faktor tersebut saya temukan dalam ayat Al-Quran yang sangat ingin
saya pelajari makna isi dan kandungannya. Dalam Al-Quran berisi
kandungan yang maknanya kira-kira seperti contoh ini bahwa pezina akan
mendapatkan jodoh pezina juga, orang beriman dan beramal sholeh juga
akan mendapatkan jodoh orang beriman dan beramal sholeh juga.
Mana mungkin orang beriman mau menikah dengan pezina dan suatu saat,
pezina pun akan menikah dengan sesama pezina karena banyak sekali
resiko yang didapatkan jika kita (kita? Elo aja kali, gue engga)
berhubungan dengan pezina.
Kalau orang kaya harta?
Hey bung, Allah tak melihat seseorang dari kekayaan hartanya, dalam
pandangan Allah itu semuanya sama saja, yang membedakannya adalah
keimanannya dan ketaqwaannya. Tak ada gunanya kita kaya harta tetapi
hati kita miskin.
Dalam kehidupan di dunia, setiap manusia pasti menginginkan kaya
harta. Namun, jika tidak didasari dengan iman yang kuat, maka harta
tersebut dapat mencelakakan dirinya. Ingatlah, cobaan yang datang dari
Allah tersebut bukan hanya cobaan kesulitan, melainkan juga cobaan
kesenangan yang membuat kita lupa bahwa semuanya ini milik Allah. Kita
hanya diberi titipan dan amanat agar kita bisa menggunakannya dengan
baik. Mungkin, Banyak orang yang berhasil menghadapi cobaan kesulitan.
Akan tetapi banyak juga yang gagal. Begitu juga dengan cobaan
kesenangan. Hal itu disebabkan karena kurangnya kesabaran kita
sehingga kita hanya menuruti hawa nafsu kita. Kurangnya sikap Qanaah
membuat kita lupa bersukur dan menjadikan kita semakin tamak. Kita
harus selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Alloh kepada kita
sekecil apapun nikmat yang telah diberikan kepada kita karena kita
tahu Allah akan menambahkan rezeki kepada manusia yang selalu
bersyukur. Namun, Allah akan melaknat kita jika kita tidak pernah
mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah pada kita.
--
www[dot]ierone[dot]co[dot]cc
Post a Comment